Bupati Padang Pariaman Terima Audiensi Penyuluh, Komitmen Perkuat Pertanian dari Hulu ke Hilir
Padang Pariaman-Puluhan penyuluh pertanian dari seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman melakukan audiensi dengan Bupati Padang Pariaman yang berlangsung di Pendopo Bupati pada Kamis(12/09). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai permasalahan serta usulan konkret guna memperkuat sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Dalam suasana diskusi yang terbuka dan konstruktif, para penyuluh menyampaikan perlunya perbaikan sistem irigasi pertanian sebagai langkah strategis menjaga produktivitas lahan. Selain itu, mereka juga menyoroti permasalahan lahan sawah di daerah Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, yang membutuhkan penanganan segera.
Terkait masih banyaknya lahan tidur di berbagai wilayah, para penyuluh mengusulkan agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung, mengingat potensinya dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani. Di sisi lain, jalur pembuangan air dari lahan pertanian juga dinilai memerlukan perbaikan menyeluruh, yang membutuhkan dukungan alat berat. Para penyuluh berharap hal ini segera dikoordinasikan dengan Dinas PUPR atau dilakukan secara gotong royong dengan dukungan dari camat setempat.
Dalam hal kelembagaan, disampaikan bahwa dari total 17 Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang tersebar di Kabupaten Padang Pariaman, sebagian besar memerlukan perbaikan sarana dan prasarana agar pelayanan penyuluhan kepada petani dapat berjalan lebih optimal. Selain itu, penguatan Pos Penyuluhan Nagari juga menjadi perhatian penting. Para penyuluh meminta agar segera diterbitkan Peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Keputusan (SK) Tim yang menjadi dasar hukum operasional pos-pos penyuluhan tersebut. Dinas Pertanian diminta segera menyusun kajian hukumnya.
Terkait target Laporan Tambah Tanam (LTT) yang menjadi beban kerja penyuluh, disampaikan permintaan agar target ini dievaluasi. Sebab, di beberapa wilayah binaan baru, proses pendekatan dan pendampingan kepada petani masih belum maksimal. Sementara itu, wilayah lama sudah tidak lagi dalam tanggung jawab penyuluh bersangkutan. Ditekankan pula pentingnya inventarisasi dan penataan ulang kantor-kantor BPP di seluruh kabupaten agar benar-benar layak digunakan untuk menunjang aktivitas penyuluhan secara efektif.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Padang Pariaman menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penyuluh pertanian yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi petani. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk menindaklanjuti masukan-masukan tersebut dengan langkah konkret, terutama dalam hal peningkatan infrastruktur, kelembagaan, serta pemenuhan kebutuhan sarana pendukung penyuluhan.
“Pertanian adalah kekuatan utama ekonomi kita. Penyuluh adalah ujung tombaknya. Pemerintah daerah tentu akan memberikan dukungan maksimal agar penyuluh bisa bekerja lebih baik dan petani kita semakin sejahtera,” tegas Bupati John Kenedy dalam sambutannya.
Dengan terselenggaranya audiensi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan masyarakat petani semakin kuat dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Kabupaten Padang Pariaman.

